Program CSR & TJSL Pendidikan AI

Salurkan CSR perusahaan Anda untuk pendidikan AI yang terjangkau di Indonesia

Bonafide Love adalah jalur kemitraan CSR GeniusGrowth.ai. Dana dipakai 100% untuk menopang kerja edukasi AI di Padang dan kota-kota pelosok — bukan untuk laba. Tujuannya sederhana: orang Indonesia bisa belajar dengan AI yang murah, bukan hanya yang tinggal di kota besar.

Janji dana

CSR masuk ke misi edukasi. Bukan ke laba.

100%

Bukan untuk laba

AI murah

Akses pelajar

Padang+

Kerja lapangan

SDG 4 & 10

Selaras TPB

Untuk siapa situs ini

Dirancang untuk tim CSR perusahaan Indonesia

Halaman ini bukan kampanye donasi umum. Ini briefing untuk tim TJSL, sustainability, foundation, dan direksi yang sedang memilih program pendidikan yang bisa masuk laporan keberlanjutan.

Tim TJSL & CSR

Butuh mitra pendidikan yang jelas alokasinya, bisa dilaporkan, dan menyentuh wilayah di luar Jabodetabek.

Foundation perusahaan

Mencari program literasi digital dan AI yang murah, bisa diukur, dan tidak tertelan biaya overhead.

Sustainability & ESG

Perlu kontribusi konkret pada TPB/SDG 4 (pendidikan berkualitas) dan SDG 10 (mengurangi ketimpangan).

Program

Mengapa CSR pendidikan AI, dan mengapa sekarang

Kesenjangan pendidikan di Indonesia bukan hanya soal gedung sekolah. Banyak pelajar di luar kota besar belum punya akses ke alat AI yang sama dengan pelajar di Jakarta. GeniusGrowth.ai sudah dipakai di sekolah Indonesia; Bonafide Love membiayai agar akses itu tetap murah dan sampai ke pelosok.

Bukan laba, tapi keberlanjutan misi

Setiap rupiah CSR dan donasi dipakai untuk menopang kerja edukasi: akses belajar, pemakaian AI yang hemat biaya, dan kehadiran lapangan. Tidak dialihkan sebagai keuntungan perusahaan.

AI yang murah, bukan AI yang mewah

Kami sengaja menekan biaya pemakaian AI agar pelajar, guru, dan komunitas bisa terus belajar tanpa tergantung langganan mahal.

Indonesia dulu, pelosok dulu

Fokus saat ini adalah Indonesia — termasuk Padang dan kota/desa yang jarang disentuh program edtech. Ambisi global ada, tetapi dana CSR di halaman ini untuk kerja di sini.

Bisa masuk kerangka TJSL

Program ini selaras Pasal 74 UU 40/2007 dan PP 47/2012 tentang TJSL, serta TPB/SDG 4 dan 10, Kurikulum Merdeka, dan arah Indonesia Emas 2045.

Alokasi dana

Ke mana CSR Anda dipakai

Tim CSR biasanya menolak program yang kabur. Ini pemakaian dananya, secara terbuka.

Akses belajar AI untuk pelajar

Learning coins dan sesi bimbingan AI agar siswa dari keluarga dan sekolah yang kekurangan sumber daya tetap bisa memakai platform.

Biaya AI yang ditekan seminimal mungkin

Dana menutup pemakaian model AI yang benar-benar dipakai untuk mengajar — dipilih yang hemat agar jangkauan lebih luas per rupiah.

Kerja lapangan di Padang dan pelosok

Tim turun ke komunitas, sekolah, dan kota kecil untuk memperkenalkan pendidikan AI secara langsung, bukan hanya lewat iklan digital.

Dukungan guru dan sekolah

Agar program tidak berhenti di satu kunjungan: guru mendapat pendampingan supaya AI dipakai di kelas, selaras kurikulum.

100% dana CSR dan donasi menopang misi edukasi, bukan laba.

Mitra korporat dapat ringkasan alokasi dan narasi dampak untuk laporan keberlanjutan.

Tidak ada janji greenwashing: kami laporkan kerja yang benar-benar dilakukan.

Inisiatif pendidikan GeniusGrowth.ai bersama pelajar Indonesia

Kerja lapangan

Dari kampung nelayan Padang ke kota-kota pelosok

GeniusGrowth.ai tidak menunggu pelajar pelosok datang ke platform. Tim kami membawa pendidikan AI ke lapangan — termasuk peluncuran di komunitas nelayan Padang, Sumatera Barat — agar anak-anak yang belum pernah memakai alat AI yang sama dengan pelajar kota besar tetap bisa belajar. Kerja ini dilanjutkan ke kota dan desa lain di Indonesia yang jarang masuk peta CSR digital.

Fokus geografis: Indonesia, dengan kerja langsung di Padang dan wilayah underserved lain.

Platform sudah dipakai di sejumlah sekolah Indonesia, termasuk di Tangerang dan Kediri.

Modelnya hybrid: aplikasi AI yang murah + kehadiran manusia di lapangan.

Arah jangka panjang: literasi AI yang merata, bukan hanya di ibu kota.

Cara bermitra

Proses yang biasa dipakai tim CSR

Kami menyesuaikan proses dengan due diligence perusahaan, bukan memaksa scan QRIS sebagai langkah pertama.

01

Diskusi awal

Tim TJSL menghubungi kami. Kami jelaskan misi, alokasi dana, wilayah kerja, dan apa yang bisa dan tidak bisa kami janjikan.

02

Usulan program

Anda menerima ringkasan program: sasaran, wilayah, pemakaian dana, indikator dampak, dan kebutuhan pelaporan.

03

Perjanjian

Jika cocok, kita tuangkan ke MoU atau perjanjian kemitraan sesuai kebijakan legal perusahaan Anda.

04

Pelaksanaan & laporan

Dana dipakai untuk kerja edukasi. Mitra mendapat update dan bahan untuk laporan tahunan atau laporan keberlanjutan.

Untuk laporan perusahaan

Apa yang bisa Anda tulis di laporan keberlanjutan

Tema program

Pendidikan berkualitas dan pengurangan ketimpangan akses digital — TPB/SDG 4 dan SDG 10.

Penerima manfaat

Pelajar, guru, dan komunitas di Indonesia, dengan penekanan pada wilayah di luar pusat ekonomi.

Bentuk kontribusi

Pendanaan akses belajar AI yang murah, infrastruktur pemakaian AI, dan kegiatan lapangan.

Tata kelola dana

Komitmen tertulis: dana kemitraan tidak diambil sebagai laba. Pelaporan alokasi mengikuti kesepakatan mitra.

Kami tidak mengklaim status yayasan atau pengurang pajak kecuali dokumen legal mitra sudah ditinjau terpisah. Entitas pelaksana: Genius Growth Holdings Inc. (California) melalui PT Genius Growth Indonesia.

FAQ due diligence

Pertanyaan yang biasanya ditanya tim CSR

Apakah ini program CSR atau donasi individu?

Keduanya ada, urutannya jelas. Jalur utama situs ini adalah kemitraan CSR/TJSL perusahaan. QRIS tersedia untuk individu yang ingin ikut menopang misi yang sama.

100% dana benar-benar tidak untuk laba?

Ya. Dana CSR dan donasi melalui Bonafide Love dipakai untuk menopang kerja edukasi: akses pelajar, pemakaian AI yang murah, dan kegiatan lapangan. Bukan dividen, bukan margin produk.

Kenapa AI, bukan beasiswa tunai?

Beasiswa penting, tetapi kesenjangan baru adalah akses ke alat belajar. Kami menekan biaya AI supaya satu rupiah menjangkau lebih banyak jam belajar, termasuk di daerah yang gurunya terbatas.

Wilayah kerjanya di mana?

Indonesia, dengan kerja lapangan yang sudah diarahkan ke Padang dan kota/desa pelosok. Platform juga dipakai di sekolah di Tangerang, Kediri, dan wilayah lain. Ekspansi luar negeri bukan tujuan dana CSR di program ini.

Apakah selaras regulasi TJSL Indonesia?

Program ini dirancang agar perusahaan dapat menempatkannya sebagai kontribusi pendidikan/sosial dalam kerangka TJSL (UU 40/2007 Pasal 74 dan PP 47/2012) serta pengungkapan keberlanjutan. Kesesuaian final tetap pada kebijakan legal internal perusahaan Anda.

Bagaimana pelaporannya?

Mitra korporat dapat meminta ringkasan alokasi, narasi kegiatan, dan bahan foto/dokumentasi sesuai kesepakatan. Kami tidak mengarang angka dampak yang belum kami ukur.

Siapa badan hukumnya?

Genius Growth Holdings Inc., perusahaan California, dengan hub Indonesia PT Genius Growth Indonesia. Kontak: Contact@GeniusGrowth.ai.

Bisa transfer bank, bukan QRIS?

Bisa. Untuk nilai CSR perusahaan, kami susun cara transfer dan perjanjian terpisah. QRIS memang untuk donasi individu yang cepat.

Donasi individu

Ingin ikut menopang misi yang sama?

Perusahaan memakai jalur kemitraan CSR. Individu bisa donasi lewat QRIS. Pemakaian dananya sama: pendidikan AI yang murah, bukan laba.

Cara donasi

01

Buka aplikasi e-wallet (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, atau QRIS lain).

02

Pindai kode QRIS dan masukkan nominal.

03

Konfirmasi pembayaran. Dana menopang akses belajar AI.

Hubungi tim

Siap meninjau apakah program ini cocok untuk CSR Anda

Kirim nama perusahaan dan kebutuhan TJSL. Kami membalas dengan briefing, bukan brochure generic.

Ajukan kemitraan CSR